Malam Tahun Baru Jihan




Jihan adalah siswi SMK yang punya bakat melukis. Menurut Pak Heru, guru kesenian di sekolahnya, lukisan Jihan bagus dan berkarakter. Tak heran jika ia didaulat untuk mengikuti lomba tingkat Nasional. Kata Pak Heru, jika menang, hadihanya lumayan, 15 juta!

Itu pula yang membuat Roni, kakak kelas yang berwajah lumayan ganteng, sebulan yang lalu menyatakan cintanya pada Jihan.

Semenjak jadian dengan Roni, hari-hari Jihan penuh warna. Jihan sering membuat lukisan indah yang menggambarkan isi hatinya . Di Situ Bamban, mereka sering mengobrol dan berbagi cerita.

Pekan ini, Jihan sering murung. Nabila, anak pindahan dari Deli Serdang, memberi perhatian lebih pada Roni. Anehnya, Roni pun tampak menanggapi.

Jihan pikir mungkin wajar, sebab Nabila jauh lebih cantik ketimbang dirinya. Meski menahan cemburu, Jihan tetap sabar dan selalu bersabar...

Hari-hari Jihan kini penuh kebimbangan. Lukisan-lukisannya yang sebelumnya berkarakter ceria, kini menjadi tidak karuan. Hubungan Jihan dan Roni menggantung bak lampion di musim Imlek.

Malam tanggal 13 September 2016, saat genap satu tahun hubungan Jihan dengan Roni, Jihan tak lagi berdua dengannya. Seorang sahabat memberitakan lewat Line, bahwa malam itu Nabila bersama Roni pergi touring. Roni adalah anak motor di komunitas King World.

Semalaman Jihan susah tidur. Hingga pukul 01.00 dini hari, ia mendengar kabar bahwa Roni kecelakaan bersama Nabila. Berita terakhir, katanya kondisi mereka cukup parah. Roni mengalami peradangan otak dan Nabila mengalami shok berat.

Dua hari sesudahnya, Roni siuman. Namun sayang, ia mengalami gangguan fungsi pendengaran, penglihatan dan komplikasi lainnya. Awal mula siuman, Roni memanggil Nabila, ia pun mendapati tangannya tengah digenggam erat oleh Nabila.

***Tiga bulan kemudian***
Setelah kejadian itu, keadaan Roni lumayan membaik. Kata dokter, ia sudah boleh pulang. Dan kini ia sudah dapat beristirahat dengan nyaman di rumahnya.

Di kamar itu, tepat tanggal 31 Desember 2016, Adrian, sahabat dekat Roni yang turut serta touring, tengah menjenguknya. Adrian bahagia, karena perkembangan kesehatan Roni semakin membaik.

Di sela-sela perbincangan, Roni menanyakan tentang Nabila pada Adrian. Namun Adrian malah tampak kebingungan. Lama mengobrol, akhirnya Adrian pun berterus terang, bahwa sesungguhnya Nabila sudah meninggal sehari setelah kecelakaan.

Roni tak habis pikir. Otaknya kacau, kepalanya kini sakit luar biasa. Batinnya terus bergumam dan dipenuhi bermacam pertanyaan, “Lalu siapa yang waktu itu memeluk dan merawatnya di rumah sakit?”

Setelah kondisi Roni mulai tenang, Adrian mulai menjelaskan bahwa sosok yang menjaganya selama ini adalah Jihan. Dengan sabar dan telaten, setiap pulang sekolah Jihan selalu merawat Roni. Ia bergantian dengan Bu Salmah, ibunda Roni.

Mendengar penuturan Adrian, Roni sangat menyesal. Ia tidak menyangka bahwa kasih sayang Jihan yang tulus padanya, telah ia sia-siakan.

Menurut Adrian, pada saat Jihan merawat Roni, Jihan kerap mendapati Roni memanggil-manggil nama Nabila. Itu pula yang membuat Jihan akhirnya berubah pikiran.
“Jihan sekarang pergi” ucap Adrian perlahan. 
“Kemana? Aku ingin temui dia, sekarang...” tutur Roni gemetar.
“Ia memutuskan untuk ....

Cerita selengkapnya di sini

0 Response to "Malam Tahun Baru Jihan"

Posting Komentar