Cerita Lucu : Dipanggil Papih


Daplun akhirnya berpamitan pada Tuan Leo, majikannya. Ia berencana menikah dengan Ratmi, asisten rumah tangga sebelah rumah.

Daplun : “Tuan, saya cuma minta doa restunya saja…”

Tuan Leo : “Sudah-sudah, saya doakan. Semoga kalian berbahagia..”

Merasa jawaban majikannya sedikit cuek, Daplun akhirnya menegaskan sesuatu.

Daplun : “Tuan masih belum ikhlas ya saya menikahi Ratmi?”

Tuan Leo : “Pertama, mendiang Bi Ijah, istri kamu, baru meninggal seminggu lalu. Kamu tahu kan kalau anak saya Michelle sayang banget sama dia?”

Daplun : “Iya, Tuan. Saya tahu Non Michelle sampai sekarang masih kehilangan istri saya..”

Tuan Leo : “Kedua, si Ratmi, pembantu sebelah yang mau kamu nikahi itu, statusnya nggak jelas. Prawan bukan, janda bukan, tapi dia punya anak delapan tahunan. Itu yang bikin saya nggak sreg..”

Daplun : “Tapi saya cinta sama dia, Tuan…”

Tuan Leo : “Okeh, sudahlah, saya pikir udah nggak ada gunanya dibahas. Oh, ya, kemarin saya lihat anak si Ratmi itu manggil kamu papih-papih gitu ya?”

Daplun : “Hehe, iya Tuan. Dia emang akrab banget sama saya”

Tuan Leo : “Sejak kapan dia manggil kamu begitu?”

Daplun : “Sejak dia mulai bisa bicara Tuan….”


Cerita ini asli, tidak dijiplak dari sumber manapun.

0 Response to "Cerita Lucu : Dipanggil Papih"

Posting Komentar